Berhati-hatilah dengan Pujian
Pujian itu bagai air laut. Semakin banyak diminum, semakin hauslah anda. Ia membunuh anda perlahan-lahan. Bukan karena terlalu banyak garam yang anda teguk. Namun karena kerakusan anda yang tak terpuaskan. Bekerjalah dengan tulus, karena anda memiliki tujuan mulia untuk ditunaikan. Siapkan keranjang sampah besar untuk menyingkirkan semua pujian yang datang. Anda sama sekali tidak memerlukan pujian. Anda memiliki jalan anda sendiri untuk melakukan segala hal tanpa harus mendapatkan pujian-pujian yang hanya akan membunuh niatan anda untuk berbuat baik kepada orang lain.






November 6th, 2007 at 6:15 am
aku mau jual gambar “1000 gambar terlarang” …ada yang mau gak???
klik disini
November 6th, 2007 at 3:04 pm
mas bocah tukeran link yuk, email aku ya aris_win99[at]yahoo.com
November 6th, 2007 at 5:53 pm
mungkin lebih tepatnya bukan pujian yang kita harapkan, tetapi kritik yang membangun. lanjut truzzzz..!!
November 6th, 2007 at 5:55 pm
mungkin lebih tepatnya bukan pujian yang kita harapkan, tetapi kritik yang membangun. lanjut truzzzz..!!
November 6th, 2007 at 8:40 pm
Gw gak muji…cuman tampilan blognya keren…..mau dong diajari
thanks
salam kenal
“INdonesia Type Approval”
November 6th, 2007 at 8:49 pm
Disisi lain pujian di perlukan untuk memberikan motivasi.Dan pujian yang baik tentunya yang tulus dan jujur, serta sesuai kondisi.
Memang berhati hati menerima pujian adalah sebuah langkah yang tepat bagi penerimanya, seperti yang di bahas di atas, pujian selayaknya di imbagi dengan kritik yang membangun di sisi lain.
Pujian juga bisa berarti technik marketing, bisa berupa jebakan, bisa berupa sindirin. yang jelas berhati hatilah dengan pujian, waspadalah waspadalah…..he..
November 10th, 2007 at 7:23 am
Nah….
nek iki lagi… komentnya sopan2
enek sing nawari nggae Desain no lho..
ayo ndang sinau…
ngko aku warah hono
wekekekekekkkkkkkk