Berikan Ide Tulisan Anda Tentang Dunia Kerja di Indonesia
Saya meminta tolong dengan kerendahan hati kepada teman-teman sekalian yang sekiranya memiliki pengalaman tentang dunia kerja di indonesia tolong di share disini yah. Mau komentarnya panjang atau pendek silakan saja
saya sangat butuh banyak ide tentang dunia kerja di indonesia entah itu lowongan pekerjaan, bursa kerja, ataupun pengalaman teman-teman sekalian tentang bekerja di perusahaan atau apa sajalah tentang dunia kerja . Kita disini berbicara soal pekerjaan offline saja yah
karena kalo untuk bisnis online sepertinya kok sudah terlalu banyak bahasannya. Saya butuh ide menulis tentang info dunia kerja di indonesia khususnya tentang dunia offline. Untuk bantuan kawan-kawan semuanya saya ucapkan terima kasih.
Contohnya ide artikel seperti ini :
Mendapatkan uang sebenarnya cukup mudah, tinggal bagaimana kreasi kita dalam mendapatkan uang itu sendiri. Selain dengan cara bekerja entah itu jadi seorang PNS, menjadi senior management, sales, manajer hotel dan lain-lain. Kita ternyata juga bisa menjual ide-ide kita. Lihat saja pembicara-pembicara di seminar, mereka menjual ide, motivasi dan pengalaman mereka. Apa kita bisa seperti mereka ? bisa saja kok. Daripada anda susah-susah cari lowongan kerja dan bursa kerja di koran dan internet. Apa ga lebih baik kita wiraswasta sendiri dengan cara-cara seperti itu ???
Source : Lowongankerja 2008 Blog
Saya ingin menuliskan artikel seperti itu lagi
cuman ide saya sepertinya sudah habis. Jadi jika kawan-kawan blogger ada sedikit ide tentang informasi dunia kerja tolong kasih sedikit ulasannya sedikit saja ga perlu sepanjang artikel diatas
. Bagi yang mau bantu memberikan saya ide hanya cuman bisa kasih ucapan terima kasih saja
Belom bisa kasih yang gede-gede
. Thanks atas bantuan kawan-kawan semua.











July 16th, 2008 at 8:56 am
Pertamax bukan ya. Paling enak kerja di perusahaan sendiri.
Mau untung, mau rugi, ga ada yang marahi.
Topiknya ga jelas. Jawabannya juga ga jelas. Cabuuut!!!
July 16th, 2008 at 8:56 am
kalau bekerja, namanya juga kerja ke orang, kita harus siap menerima segala konsekuensinya, terutama yang kita tidak suka, misalnya di rolling ke luar kota sehingga harus meninggalkan keluarga, gaji naik sedikit, dimarahi atasan dan lainnya yang tidak mengenakkan. kalo mau enak, ya harus jadi bos buat diri sendiri
July 16th, 2008 at 8:59 am
@wawanwae and mas jimmy
hehehe dapat 2 ide. Thanks yah !!! muacchhhh
July 16th, 2008 at 9:04 am
Ohh ya untuk Mas Bayu malah saya tanyakan sebaliknya. Mas ada ngga lowongan kerja di Warnet di sekitar madiun. :-S Jujur saya dah capek di ponorogo #:-S
July 16th, 2008 at 9:07 am
Kalo bekerja, bekerjalah dengan hati, gaji besar tapi kalo tidak sesuai dengan hati cenderung membuat hidup sengsarah.
Nah yang yang paling enak itu bikin usaha sendiri yang sesuai dengan hati, hati senang uang datang hehehe
July 16th, 2008 at 9:23 am
@anton
udah aku kasih infonya lewat blog mas anton
@daan
terima kasih bos
@jimmy
padahal mau blogwalking
blognya down yah mas jimmy
July 16th, 2008 at 9:28 am
Bekerja dimana pun asalkan halal is okay i think… Namun satu hal yang penting, jika memang harus bekerja pada orang lain, jangan sampai kita diinjak-injak. Mungkin orang tua atau sahabat atau org yang menyayangi kita memberi masukan agar apapun kerjakan asalkan halal daripada menganggur. Saya pribadi tidak mau berprinsip demikian. Oke saya berikan satu contoh, saat ini sarjana S1 sangat susah untuk mendapatkan perkerjaan, hal ini “dimanfaatkan” sekalilagi saya berikan tanda kutip “dimanfaatkan” oleh oknum-oknum card marketing. Di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogya ga sedikit para wisudawan fresh dari kampus terjebak dalam situasi seperti ini. Pikiran mereka yang “MALU” disebut pengangguran justru membawa mereka dalam situasi yang merugikan mereka. Ketika mereka ditawarkan menjadi sales untuk pemasaran kartu kredit, mereka terima saja dengan pemikiran ah biarlah ini jadi batu loncatan. Tapi tanpa sadar pada saat itulah tenaga pikiran dan keringat mereka diperas…. Mereka harus rela berjam-jam di mall/kantor atau dimanapun itu untuk menawarkan kartu kredit tanpa ada jaminan mereka bakal mendapatkan minimal uang makan atau ongkos karena mereka hanya akan di bayar ketika ada aplikasi kartu kredit yang di approve lewat mereka. Supervisor atau apaun itu yang memimpin mereka akan berusaha sedaya upaya “memeras” keringat mereka agar mereka ga betah, dalam pemikiran pimpinan bahwa toh jika ga betah mereka resign ga apa2 wong minimal mereka ga digaji kok. Mungkin apa yang saya utarakan disini aga bertele-tele tapi minimal hal itu pernah terjadi pada adik-adik kost saya bahkan kekasihku tercinta hehehe. Bukan hanya di dalam masalah marketing kartu, di semua pekerjaan pun hendaknya kita mempunya satu pegangan bahwa kita bekerja menjual jasa dan keringat dan pemikiran, wajar dong jika kita mendapat balasan yang setimpal. Mungkin inti dari yang saya katakan di sini bahwa: buang pikiran jauh2 lebih baik bekerja jadi babu dari pada menganggur.. oke itu wajar buat sebagian orang tetapi jika anda dibiayain mahal oleh orang tua untuk kuliah dan meraih gelar sarjana apa pantas hanya dihargai sebagai babu ? Babu dalam hal ini bukan babu pembantu rumah tangga lho… tapi itu kiasan yang mudah2an dimengerti hehehe .. Kyaaaaa panjang banget…… dah ah mau kembali nonton One Piece wkwkwkw lagi seru2nya neh dah 2 malam nonstop nonton
July 16th, 2008 at 9:34 am
Makasih mas saya tunggu
July 16th, 2008 at 9:43 am
Kalo mau kerja usahakan kerja menjadi suatu hal yg bernilai plus-plus…
Maksudnya cari pekrjaan yg tidak hanya memuaskan income aja tapi juga batin.
Cari pekerjaan yg bisa menanamkan amal walau kita sudah nggak ada…
Jadi orang yg mengajarkan Ilmu karena salah satu amalan yg nggak ada putusnya …
Wah kayak ustadz aja …
Dah ah nanti kepanjangan gak mau nyaingi mas Zalukhu
July 16th, 2008 at 10:02 am
Mau komen apaan ya… Lawong aq juga blom ngrasain gimana cari duit sendiri. Tp aq mlh setuju dng orang2 meding buka usaha sendiri timbangan kerja dg orang lain, ya kn klau rugi/untung dirasa2in sendiri. Contohnya aja kayak sodaraq yg buka warnetan ngrangkep rental komputer ama poto copy, untung ya dipek sendiri rugi ya dirasain sendiri ato mau klu yg agak gede contohnya kyak mas iwan yg buka rtrwnet ya… kerja itu pilihan bener gk…?
July 16th, 2008 at 10:03 am
ya tinggal orgnya aj dek,
sebenarnya kerjaan tu byak bgt, tp klo yg gajine bsar layo kuwi sing angel,
klo aku sneng wiraswasta sitik gpp sing penting lumintu….
July 16th, 2008 at 10:15 am
manfaatkan aja ilmu yang ada mas trus buka usaha sendiri kan enak enggak ditekan karena pada saat kita dtekan dengan pimpinan kreatifitas kita akan tersendat juga enggak bisa berekspesi bebas
saya kayaknya mau keluar deh dari tempat kerja
salah satu orang yang dibodohi oleh konteks Karyawan wkwkwwkkwkw
July 16th, 2008 at 10:31 am
Jujur waktu kerja offline jadi op warnet, pertama rasanya nyenengin karena bisa dapet askses internet gratis… tapi hari-hari berikutnya seperti anda disuruh makan bubur tiap hari pastilah rasa bosan yang muncul, sampai saat ini sering dapet tawaran buat jadi pegawai sebagai penjaga ditoko buku, bayarnya lumayan juga, namun saya belum merasa siap untuk kerja offline, atau mungkin karena sifat saya yang gak mau diperintah oleh atasan…..
kesimpulannya, kalo gak mau disuruh-suruh ma atasan gak usah kerja offline mending kerja online aja
July 16th, 2008 at 2:15 pm
ada yang bilang, bekerja apapun pasti enak kalo gajinya besar… Tapi coba erhatiin orang-orang yang merasa ga nyaman di kantornya. Padahal gaji mereka cukup, malah bisa dikategorikan tinggi, tp karna lingkungan kerja yang ga sinkron ama dia jadinya dia ga enjoy. kerja apapun, asal kita punya skill di bidang itu dan menyukai bidangnya (termasuk lingkungan kerjanya), dijamin pasti betah meskipun ga naek2 gaji… *tapi klo ga naek gaji ampe 5 taon mana betah yak?* wekekeke
July 16th, 2008 at 3:16 pm
Betul neh kenyamanan kerja dan gaji yang memadai itulah salah dua impian setiap pencari kerja
July 16th, 2008 at 4:00 pm
yang penting cari kerja yang halal bro…
July 16th, 2008 at 5:11 pm
Yap, emang lebih enag jd wiraswasta, offline jga..
Jd,
klw untung, bwad sendiri…
Klw rugi,,,tanggung jga sndiri….
Hhe….
July 16th, 2008 at 6:59 pm
karena aku mungkin sama… enak jadi wiraswasta… ngga da yang ngatur… hua,,
July 16th, 2008 at 8:02 pm
kerja tujuannya untuk mencari penghasilan.. nahh sekarang tergantung kita2 aja, mau kerja kyk apaan (asalkan halal). ga semua org seneng kerja, ada yg memilih jalan bisnis untuk mencari penghasilan. seperti kata om Robert Kiyoshaki, pekerjaan itu dibagi menjadi 4 kuadran,
K1 = Employee (pegawai),
K2 = Self Employee (bekerja dengan menggunakan keahlian yg dimiliki, contoh dokter, pengacara, artis dll),
K3 = Bisnis Owner (mempunyai bisnis/perusahaan sendiri, contoh Frenchise, MLM dsbnya),
K4 = Investor (membangun aset).
tentunya dr keempat kuadran itu, penghasilannya ber-beda2.
rata2 org di dunia bekerja pada Kuadran 1 yaitu Employee artinya kita bekerja kepada org atau pemilik perusahaan (karyawan/karyawati). ini tergolong active income artinya kita menukarkan wkt utk mendapatkan penghasilan. kl kita ga kerja (sakit, ijin atau bahkan pensiun), tentunya income-nya berkurang. Bagaimana kl kita diposisi pemilik perusahaan? Mereka santai2 sambil main golf, tp peghasilannya selalu mengalir karena diperusahaan itu ada org2 yg bekerja untuk mendatangkan Profit. para pegawai banting tulang bekerja diperusahaan yg tujuannya memperkaya perusahaan itu. sedangkan pegawainya paling cuma dapet bonus.
Jadi kesimpulannya, carilah pekerjaan sesuai dengan niat sendiri. Pikirkan apakah penghasilan yg didapat mencukupi atau tidak?
Sukses selalu…
July 16th, 2008 at 9:54 pm
Wah, topiknya menarik, ikut comment ah,,, Maaf ga naro link,soalnya ga ada blog bahasa Indo, hehehe…
Berhubung saya masih kuliah tapi dah tingkat akhir, topik ini aga2 “menyentil” saya, di kuliah manapun, terutama krn aku di Univ Negeri pastinya hbs wisudaan pada nanya “Wah, kerja di mana?” “Gajinya berapa?” “Kantornya di mana” dan lain lain..
Tapi makin lama ku hidup dan berkaca dari orang tua yang keduanya pekerja sejati, kayaknya aku makin males buat kerja di kantor,, apalagi jakarta macueet, gaji fresh graduate kecil, dan otak tenaga n pikiran bener2 terkuras. Enakan blogging, jualan produk via affiliate, n Freelance writing (nulis buku), banyak menekan biaya transport, makan di luar, dan jadinya earning bisa dipake dan yang lain (plus nabung).
Kalau orang bilang kerja kantoran ga bisa kaya,, eits jangan salah! Kalau kita punya kompetensi, mau belajar, mau berusaha, dan rajin membangun relasi, Penghasilan 4 digit (kalo itungannya 4 digit dolar ya) dari ngantor kayaknya bukan mimpi lagi,, Banyak kok orang yang kerja 5-10 taun udah dapet gaji 4 digit, hidup layak, dan percaya atau nggak, dengan ngantor itu (terutama di perusahaan yang bonafid) banyak keuntungannya,, Banyak yang ditugasin ke luar negeri, bisa kenalanan ama orang ternama, bertemu orang baru, dan banyak fasilitas yang ga bs didapet sebelumnya,,
Kalau aku, selain mau nerusin ngeblog dan nulis, aku bakal tingkatin skill professional lain yang sedang kupelajari di kuliah supaya bisa dapet earning dari rumah.. Dari kantor adalah rumah,, Bebas ngapa2in, ngatur jam kerja, jam tidur, jam main, asal tetap berkomitmen ama apa yang kita jalani.. It’s my dream life!
Orang Amrik sono juga udah males kerja kantoran,, dream job mereka ya Self employee, jadi kerja dari rumah (ato kantor sendiri) tapi bs menghasilkan uang dari skill profesional yang mereka punya 
July 16th, 2008 at 11:22 pm
Dunia Kerja Di Indonesia Menurut Kacamata Saya.
Dengan Hormat,
Menurut saya dunia kerja (swasta) di indonesia saat ini sedang tidak kondusif, dalam artian kerja di perusahaan swasta di indonesia saat ini tidak bisa dijadikan sebagai pegangan hidup yang layak apalagi nyaman. tentu saja tidak semua pekerjaan di swasta seperti itu, tapi ini saya ngomong kebanyakan (pada garis besarnya).
dengan demikian dapat saya katakan bahwa kerja di perusahaan swasta hanyalah sebagai menunda pengangguran. karena eksistensi perusahaan swasta pada saat ini sangat meragukan.
Di samping eksistensi keberadaan perusahaan, juga tak kalah penting adalah permasalahan GAJI. Gaji di perusahaan swasta saat ini sangat minim, apalagi dengan naiknya harga BBm setiap saat, maka daya jual beli kita akan semakin menurun saja.
Menurut hemat saya, kalau kita berada di Indonesia yg pertama adalah : incar Perusahaan Swasta yang SANGAT BONAFIDE, yang ke dua jadi PEGAWAI NEGERI SAJA. kalau dua itu gak bisa jangan coba2 untuk mengadukan nasib menjadi karyawan pada perusahaan swasta ECEK ECEK, hanya akan menunda pengangguran sahaja. kalau ndak bisa ke dua sasaran di atas, jadilah entrepreneur saja entah off line entrepreneur ataupun on line entrepreneur gak masalah….
July 16th, 2008 at 11:46 pm
Menurut saya kerja apa pun asal halal sah-sah aja. Semua kerjaan nilainya sama tinggal kembali kepada orangnya saja. Kalau anda ingin Pekerjaan yang bergaji besar jadilan pengusaha yang “tidak digaji” dalam arti dia bisa menentukan berapa besar pendapatan yang ia dapatkan.
Atau bisa juga misalkan sesorang itu sudah bekerja sebagai PNS atau pegawai swasta bisa juga dia bisa nyambi sebagai pengusaha atau istilahnya pengusaha Amphibi kata Pak Rony dari TDA.
Bagi anda yang butuh pekerjaan, tapi belom menemukan pekerjaan, melamar dimana-mana belom dapat juga, coba mulai buka usaha kecil-kecilan. Lihatlah skill apa yang anda miliki. Misalkan anda bisa komputer, coba buka usaha service. Service komputer atau jasa membersihkan virus, pekerjaan ini pernah saya lakukan dulu, dan waktu awal lumayan juga penghasilannya sehari per pc bisa dapat Rp 75.000, waktu itu karena belom banyak saingan. Untuk sekarang jasa membersihkan virus ya sekitar Rp 20.000-30.000 per pc setahu saya. Modalnya gampang tinggal Antivirus gratis seperti AVG dan Update terbaru.
Pasti seseorang itu mempunya skill yang bisa dikembangkan, bagaimana jika anda berpikir saya gak bisa apa apa, kalau anda sudah bisa membaca artikel ini, anda berarti sudah bisa berinternet. Anda bisa mengajar Privat atau sejenisnya. Bahkan jika anda sudah bisa membuat blog banyak peluang penghasilannya, seperti mas Bayu yang punya situs ini, mas boleh nanya dari direct adsnya sudah dapat berapa ya? sambi lirik2 mas bayu…
Mungkin itu aja sharing saya
Sukes selalu
Fahry
July 17th, 2008 at 12:49 am
gara-gara ga kebagian jatah kerjaan offline makanya adu peruntungan jadi blogger…sayang belum jua meng-kaya-kan
July 17th, 2008 at 12:58 am
maaf beriklan, kalau butuh info tips2 wawancara kerja atau info lowongan kerja bisa coba di site kami. thanks
July 17th, 2008 at 2:45 am
Bingung juga mau kasih ide apa untuk si bocah….
Yang pasti jadi pegawai negeri itu, walaupun menjadi idaman banyak orang, tidak seindah yang dibayangkan….
Kayaknya mendingan jadi pengusaha, tapi modal darimana?
Nek jarene wong jowo masalah gawean ki sawang sinawang, luwih enak sing disawang timbang sing dilakoni dewe….
July 17th, 2008 at 3:45 am
iya nie sebagai mahasiswa semester akhir, minder juga sih klo uda lulus kuliah g dapet kerja.. tapi gmana lagi pemrintahNa ajah g kasih kita kesempatan gmana mau kerja..
July 17th, 2008 at 5:44 am
Kalau kita mau sebenarnya banyak sekali peluang kerja/usaha di seputar kita. Kalau kita sedikit saja punya jiwa entrepreneur dan mengasahnya, tentu saja akan bilang nehi utk kerja pada orang lain. Pasti akan menciptakan usaha sendiri dan terbukalah lapangan kerja untuk lingkungannnya. Mulailah dengan menggali local genius yang ada di wilayah masing-masing. Misal, masyarakat daerah Anda punya kecenderungan berusaha di bidang pertanian, carilah celah untuk mengoptimalkan hasilnya. Atau kerajinan, daur ulang dan sebagainya.
Saya membayangkan jika para muda mulai sekarang pada giat membangun daerah masing-masing dengan menggali local genius yang ada, pasti satu generasi ke depan kita akan diperhitungkan di kancah internasional. START YOURSEF, NOW…
July 17th, 2008 at 6:10 am
Kerja? Kenapa gak idenya malah entrepreneurship saja, Cah? Jadi memeberi masukan pada pembaca akan pentingnay berpikir mandiri, terutama dalam soal keuangan. kalau bahasa kerjaan gak asyik. Paling-paling nanti tips lulus psikotes, tips wawancara, tips menulis surat lamaran. Ah, gak keren. Bagaimana kalau tips membuka angkringan, tips membuka bisnis online. Gimana? Okeh kan? Eit, okeh lho, bukannya oke.
July 17th, 2008 at 7:08 am
maaf mas bayu.. saya ngga’ ada ide, namun masih tetep pengen absen di bm.com.. kabur ah…..
July 17th, 2008 at 8:13 am
[...] yang menarik di blog seputar bisnis internet dan hiburan ini . Bagi temen-temen yang masih punya info tentang dunia kerja silakan di sharing di artikel sebelumnya. Biar saya cepet-cepet bisa update blog dan [...]
July 17th, 2008 at 8:32 am
1. halal dan barokah
2. sesuai minat dan kemampuan
3. atmosfer kerja nyaman
4. jenjang karir
5. tunjangan kesehatan + hari tua
6. dll hehe
itu kl jadi karyawan. lha mending dagang enak jadi bos sendiri
July 17th, 2008 at 6:04 pm
ada yang bilang kalo memulai suatu karir sebaiknya dimulai dari posisi marketing, kalo gak salah gw kata2 ini gw dapet dari kisah suksesnya Irfan Setiaputra ( Managing Director Cisco Indonesia )
kalo gw pribadi : DO WHAT YOU LIKE, YOU ONLY LIVE ONCE, SO STOP BEING BORING
July 18th, 2008 at 12:35 am
Mending jadi ibu ato bapak kos, yg tiap bulan nggak bakalan kehabisan stok beras alias gak bakalan kehabisan uang (klu kos2annya udah ada yg pake lo…). Kita tinggal duduk nyante dan uang akan menghampiri kita.
Ya kalau dibayangkan emang enak gak tau klau dijalani beneran la wong emang blom coba sendiri
July 19th, 2008 at 2:33 am
Wah konsep nya bagus, cuma untuk saya saat ini masih harus bekerja kepada orang lain
untuk ngumpulin modal sambil belajar bagaimana menghasilkan uang dari internet.