
Foto Keadaan Pasar Besar Madiun Dari Mas Iwan
Cerita sebelum kejadian Kebakaran Dahsyat di Pasar Besar (alias Pasar Gede) Madiun.
Memang yang namanya hidup itu ada suka dan duka. Mereka berdua senantiasa silih berganti menemani hidup kita. Bagitu juga kehidupan yang terjadi pada saya
, setelah kemaren kopdar dan makan ayam panggang di banjarejo bersama seluruh blogger se-karasidenan kota madiun. Ternyata kesenangan di acara itu menyimpan sebuah rahasia duka yang mendalam
. Kemaren malam setelah kopdar itu pun saya masih bisa bercanda tawa chatting dengan mas eko dan 1 warnet dengan mas wawan sampe jam 11 malam. Setelah itu saya lanjutkan dengan singgah ke warnetnya mas eko dan disusul dengan datangnya mas anton. Saya masih bisa bercanda tawa dan cekak-cekikik saat di warnet. Pukul 02.00 dini hari pulang dari warnet bersama Mas Eko, tiba-tiba di jalan ditelpon oleh pakdhe saya dan mengabarkan kalo Pasar Besar Kebakaran. Kaget juga ada kabar seperti itu, dikarenakan yang saya tahu nenek saya di rumah sendirian. Langsung saja saya beri info ini pada Mas Eko tentang kabar dari pakdhe saya ini. Mulut ini rasanya terdiam dan sejenak tidak bisa ketawa ketiwi seperti dulu (serius mode on), akhirnya kami berdua mempercepat langkah agar segera sampai di rumah saya. Betapa kagetnya saat sampai di perempatan lampu merah Jl. Bali Madiun ternyata Api Sudah meninggi tapi sepertinya masih cukup jauh dari rumah
. Read More