Iklan

Agen Bola | Agen Judi Bola Online | Agen Taruhan Online

Agen Bola dan Judi bola online

Agen Bola dan Judi bola

Agen Casino & Bola Terpercaya 24 jam online

Agen Judi

Judi bola online, Taruhan bola online

AGEN SBOBET,338a,POKERKING

Agen Bola dan Judi bola online

Agen Bola

Tangkas1001 Bola Tangkas


Kebakaran Dahsyat di Pasar Besar Madiun

October 22, 2008 · Posted in kisah Pribadi, Ulasan 

Atapnya sampai runtuh...

Foto Keadaan Pasar Besar Madiun Dari Mas Iwan

Cerita sebelum kejadian Kebakaran Dahsyat di Pasar Besar (alias Pasar Gede) Madiun.

Memang yang namanya hidup itu ada suka dan duka. Mereka berdua senantiasa silih berganti menemani hidup kita. Bagitu juga kehidupan yang terjadi pada saya :D , setelah kemaren kopdar dan makan ayam panggang di banjarejo bersama seluruh blogger se-karasidenan kota madiun. Ternyata kesenangan di acara itu menyimpan sebuah rahasia duka yang mendalam :( . Kemaren malam setelah kopdar itu pun saya masih bisa bercanda tawa chatting dengan mas eko dan 1 warnet dengan mas wawan sampe jam 11 malam. Setelah itu saya lanjutkan dengan singgah ke warnetnya mas eko dan disusul dengan datangnya mas anton. Saya masih bisa bercanda tawa dan cekak-cekikik saat di warnet. Pukul 02.00 dini hari pulang dari warnet bersama Mas Eko, tiba-tiba di jalan ditelpon oleh pakdhe saya dan mengabarkan kalo Pasar Besar Kebakaran. Kaget juga ada kabar seperti itu, dikarenakan yang saya tahu nenek saya di rumah sendirian. Langsung saja saya beri info ini pada Mas Eko tentang kabar dari pakdhe saya ini. Mulut ini rasanya terdiam dan sejenak tidak bisa ketawa ketiwi seperti dulu (serius mode on), akhirnya kami berdua mempercepat langkah agar segera sampai di rumah saya. Betapa kagetnya saat sampai di perempatan lampu merah Jl. Bali Madiun ternyata Api Sudah meninggi tapi sepertinya masih cukup jauh dari rumah :D .

Sesampainya di rumah, masukkan sepeda, langsung saya dan mas eko keluar ke depan pasar melihat kondisi yang sesungguhnya. Pada waktu awal mula kejadian kebakaran pasar besar madiun yang dahsyat ini, Api hanya berkobar di tengah dan membumi hanguskan stan-stan jualan kain. Saya dan Mas Eko malam itu emang ya rada-rada edan. Liat kebakaran dahsyat itu, masih saja sempat liat-liat cewek-cewek cakep. Bahkan mas eko mengeluarkan HP nya untuk memoto si cewek tadi :P (saya enggak lo). Tapi belom sampai pada titik perkenalan dan tukeran no hp saya liat api sudah menjalar dan bergerak mendekat ke rumah saya. Langsung saja saya ajak balik ke rumah lagi untuk menyelamatkan ijasah-ijasah saya, mulai SD-SMA doang :P . Serta yang paling penting mengungsikan nenek saya ke rumah salah satu temannya. Harapan saya untuk mempertahankan tempat yang selama ini untuk tempat saya berteduh sebenarnya tipis sekali. Besarnya api serta kecepatan api yang membuat harapan saya tipis sekali. Saya hanya bisa berbekal  2 ATM , 1 dompet, 1 Cek Adsense, Televisi 1 buah serta ijasah-ijasah, umpama rumah terbakar yah tinggal itu harta saya ditambah Nenek saya (Ini harta yang tidak ternilai harganya). Setelah mengantar nenek dan barang-barang berharga ke tempat yang aman, akhirnya saya coba kembali ke rumah, sapa tahu ada secercah harapan untuk mempertahankan rumah kuno itu :P . Api yang cuman berjarak 3-5 meter saja dari rumah amat membumbung tinggi, Mas Eko, saya dan semua warga JL. Jambu Madiun akhirnya berjibaku dan bersama-sama bulatkan tekad bahwa, biarkan pasar terbakar habis, tapi jangan sampai rumah warga kampung dilalap juga karena kalo sampe terlalap juga, mungkin habis sudah riwayat saya dan seluruh warga jalan jambu madiun. Mayoritas warga jalan jambu yang berprofesi pedagang di pasar yang jadi alasannya. Udah dagangan ludessss, masak rumah juga harus ludes :-SS:-SS:((:(( .

Mulai jam 03.00 dini hari tadi sampai jam 06.00 saya dan juga mas eko cari air sebanyak-banyaknya dengan timba, bak, galon, gayung dan lain-lain. Pokoknya yang penting menjauhkan api dari rumah penduduk. Cewek-cewek tetangga saya yang ngisi timba, bak, galon, sedangkan yang para Pemudanya membawa air dan disiramkan sekena-nya yang penting bisa menghalau api. Mas Eko yang sejatinya bukan warga jalan jambu, membantu dengan senang hati angkat timba dan bak-bak berisi air sampe tangannya tadi capek sekali. Banyak sekali orang-orang yang sejatinya bukan orang jalan jambu tapi membantu warga untuk menyelamatkan kampung saya. Meskipun saya ga kenal siapa anda-anda saya salut dan terima kasih sekali pada anda-anda semua :ampun::ampun::ampun:. Gotong royong dan rasa kebersamaan yang sangat pekat, saya rasakan di momen ini. Meskipun saya harus basah kuyup karena tersiram air oleh tetangga saya sendiri :D . Yang lucu adalah mobil pemadam kebakarannya :P , mobil yang pertama datang adalah mobil pemadam kebakaran tanpa ada isinya apa-apa, mau semprot airnya ternyata kosong =))=)) . Setelah itu ada mobil pemadam kebakaran yang tidak kuat naik ke pasar dikarenakan bahan bakarnya habis dan akhirnya mogok di tengah jalan. Saat menjelang subuh api bukan makin surut tapi makin menggila. Kebutuhan air yang makin menggila dan akhirnya ada beberapa warga yang harus main kasar untuk cari mobil pemadam kebakaran. Si mobil pemadam kebakaran akhirnya ditemukan pukul 5 pagi lebih :D . Itupun sopirnya harus ditonjok dan dipaksa untuk memasukkan mobil pemadam kebakaran ke gang kecil rumah saya. Soalnya kalo mengandalkan disiram air dari bak dan juga dari 1 timba air maka yang terjadi habis sudah pasar besar dan juga kampung saya :( . Berkat aksi heroik dan keberanian beberapa warga menentang polisi dan menyeret mobil pemadam kebakaran, api yang berada di pinggir-pinggir dekat dengan rumah saya bisa dipadamkan :) dan terselamatkan sudah Kampung Jalan Jambu. Sudah 2 kali ini Kampung saya merasakan momen seperti ini. Dulu soalnya Pasar Besar Madiun juga pernah kebakaran :) , nah ini udah yang kedua kalinya. Untuk penyebabnya masih belum diketahui jelas. Biar pihak yang berwajib saja yang mengusut. Entah itu ada unsur politiknya atau tidak. Kalo menurut prediksi sih dikarenakan hari ini tepat di hari pencoblosan Wali kota dan Wakil Walikota jadi ada yang berbau-bau politik gitu :P . Tapi entahlah yang jelas cobaan ini jangan jadi hambatan kita, tapi jadikanlah cobaan ini sebagai wadah instropeksi diri :D . Untuk hikmah yang harus diambil dari kejadian ini mari kita bahas di posting selanjutnya :D soalnya dah terlalu panjang yang ini. Yang penting rumah saya selamat, cek selamat, Nenek bisa tersenyum lagi :asik::asik::asik: . Cuman 24 jam ga tidur sama sekali saya =))=)) mana masih sempet update blog lagi. Hahahahaha

Makasih buat Mas Iwan, Mas Eko dan sejumlah blogger madiun serta blogger yang saya kenal di seluruh indonesia yang menanyakan keadaan saya :D .

Related posts:

  1. Kopdar Blogger Madiun II
  2. Penjahat Yang Menjadi Buronan Kepolisian Telah Merambah Madiun
  3. Tiada Hari tanpa Kopdar Blogger Madiun
  4. Blogger Madiun Berkumpul ?? Ya Gini Deh Jadinya !!!
  5. Pasca Kebakaran Pasar Besar Madiun

Comments

Leave a Reply



CommentLuv badge
Performance Optimization WordPress Plugins by W3 EDGE