Madiun Banjir | Banjir Madiun
Pagi ini pun seperti biasanya saya yang selalu berangkat sekolah naik angkotan kota dan pulang bareng temen naik motor. Eh tapi pagi ini sungguh kelabu. Malam kemaren lampu di rumah saya padam total karena terjadi konsleting yang dikarenakan rumah saya bocor. Belum lagi berangkat dengan baju basah karena diluar ternyata masih hujan cukup lebat. Setelah menunggu kurang lebih 10 menit saya pun menemukan angkutan kota yang menuju ke sekolah saya. Saat di dalam angkutan saya tercengang. Jalan-jalan di madiun kota pun ternyata kebanjiran. Padahal saya tidak pernah melihat banjir yang sehebat pagi ini, di kota madiun ini sebelumnya. Angkutan pun terus berjalan melewati jalanan. Waktu mau belok ke jalan Diponegoro madiun pun saya menoleh ke Jl. Kartini tempat Smp saya yang dulu. Eh ternyata SMPN 1 Madiun, SMPN 3 Madiun, dan SMPN 13 Madiun ternyata diliburkan ![]()
karena sekolahnya terendam banjir. Sungguh keadaan yang menyedihkan sekali.
Setelah saya sampai di sekolah beberapa teman sekelas saya yaitu maulia, dan rengga sepertinya rumahnya kebanjiran. Paling parah sepertinya rumahnya rengga karena dalam berita yang ada dalam blog rekan saya ( belum kenal saya dengan orang ini tapi sama-sama dari madiun jadi yah termasuk anggota BMC (blogger madiun club’s)) di madiun madiunbizz.blogspot.com. Si Rengga tadi rumahnya adalah Rejomulyo Madiun. Dan katanya perumahan Rejomulyo madiun terendam air dan tenggelam. Ketinggian airnya sampai 1 meter lebih. Saya kutipkan nih sedikit beritanya.
“Hujan deras yang mengguyur Madiun Selasa (25/12) malam membuat sejumlah kawasan banjir. Selain menggenangi ratusan hektar sawah, luapan air juga ‘menenggelamkan’ sejumlah kawasan perumahan.”
Salah satu yang paling parah adalah Perumnas Rejomulyo.
Ketinggian air mencapai satu meter lebih. Hingga pukul 08.00 ketinggian air masih sekitar sepaha orang dewasa. ”Baru surut sekitar 1-2 centi,” kata Siswo, salah satu warga Perumnas Rejomulyo.
Menurutnya, air mulai masuk rumahnya sekitar pukul 20.00. Melihat itu, ia langsung ‘mengungsikan’ anak dan istrinya ke lantai atas yang selama ini memang digunakan untuk ‘evakuasi’ anggota keluarganya manakala banjir datang. ”Untung ada ‘bunker’ di atas,” ujarnya.
Hujan deras Selasa malam juga membuat air Kali Madiun meluap. Dilaporkan, ketinggian air nyaris menyentuh bibir talud. ”Di belakang Kantor Pos Besar, air sudah hampir mencapai jembatan,” kata seorang warga.”
Itu tadi berita dari madiunbiz. Doakan hari ini madiun terang benderang dan tidak terjadi hujan lagi. Karena bisa-bisa besok saya pulang pagi lagi ![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
. Eh teman saya chlement udah pulang dari jepang besok mau makan-makan dan traktiran lagi. Terus berita apalagi ya. Saya jatuh cinta sama cewek lo ![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
. Tapi siapa yah ? rahasia dong ya udah bye-bye
.
PS:Malam ini pukul 22.00 Wib telah terjadi hujan gerimis cukup lebat. Kejadian banjir tadi pagi dikarenakan hujan lebat jam 02.00 Wib. Jadi saya tinggal tunggu nasib saja. Kalo anda tidak menemukan saya besok di YM berarti saya lagi berenang.
Related posts:
- Seminar Internet Marketing Gratis di Kota Madiun, Malang dan Solo
- Madiun
- Industri Kecil Di Madiun Mulai Kolaps
- Hujan Pertama di Kota Madiun
- Banjir di Situbondo
Comments
Leave a Reply












