Memilih Kaos Ternyata Tak Mudah
Gambar saya comot dari sini
Beberapa waktu yang lalu saya pergi ke toko baju untuk membeli sebuah kaos jelek-jelekan dengan harga murah. Mengapa saya pilih kaos ? Karena kalo “kemeja” stok dalam negeri masih bisa dibilang cukup dan persedian masih banyak. Beda halnya dengan kaos, kaos yang saat ini saya punya adalah kaos-kaos jaman ga enak. Mulai dari sejak kelas 3 SMP sampai dengan 2 SMA itupun udah banyak yang sempit karena badan saya makin subur dan makin gembur dari hari-kehari. Untuk kelas 3 SMA sudah gak dibelikan kaos lagi ganti pada kemeja-kemeja. Keinginan dan kerinduan saya memakai kaos lagi adalah agar tampak kayak ABG pada umumnya
. Soalnya udah banyak yang memanggil saya pak pek pok (maksudnya pak/bapak) karena seringnya pake kemeja dan berdandan rapi ala bapak-bapak ![]()
. La wong istri aja juga belom punya sudah dipanggil pak…pak segala
.
Nah pada waktu itu saya berangkat kalo ga salah pada pukul 18.00 setelah sholat magrib yang jelas
. Pergi sendiri tanpa ditemani anak istri jadi bisa bebas pergi kemana saja dan memilih kaos yang mana saja. Setelah sampai di Matahari Dept. Store saya dihadapkan pada pilihan yang sulit. Harga baju yang bisa saya katakan sangat-sangat murah dengan kualitas yang bisa dikatakan lebih baik daripada di pasar
. Berapa harganya cah ?? mulai Rp. 40.000 – Rp. 80.000 dan masih di diskon 20%-50% . Harga tersebut adalah harga mayoritas kaos
. Dari rumah emang niatnya beli 1 kaos saja
, tapi disana karena tahu harga kaosnya murah meriah dan modelnya lumayan-lumayan akhirnya bingung ![]()
, saya ambil 5 buah kaos dan saya coba 1 per 1 di Kamar Pas. Weleh ternyata ga ada yang cocok markocok. Saya kembalikan saja kaos-kaos tadi ke tempat masing-masing, tapi karena lupa tempat asal kaos tadi, saya naruh kaos-kaos tadi asal-asalan saja, yang penting saya kembalikan dan tidak saya curi aja
. Lalu tiba-tiba ada kaos biru dan kuning yang bikin hati ini jatuh cinta. Langsung saya hampiri saja tempat kaos tersebut. Setelah saya ngaca dan coba-coba kaos tadi, ternyata saya sangat poll gantengnya pas banget kaosnya dan sesuai dengan selera saya.
Tapi ternyata setelah saya liat harganya, harga kaos tadi muahal buangetsss jauh lebih mahal dari harga kemeja yaitu 200 ribu lebih dan ga ada diskonnya ![]()
![]()
. Pelan tapi pasti langsung kaos mahal tadi saya letakkan lagi ketempat asalnya. Bukannya apa-apa
, sayang sekali kalo cuman untuk sebuah kaos saja harus melayangkan uang sebegitu banyaknya ![]()
. Soalnya perlunya punya kaos adalah cuman untuk pas main-main ke warung kopi bareng teman-teman blogger madiun. Kalo untuk urusan resmi dan ada acara, saya lebih suka pake kemeja
.
Jam sudah menunjukkan pukul 20.00 WIB jadi sudah kurang lebih 2 jam saya pilih-pilih kaos, tapi sampe saat itu juga belom saya temukan yang cocok dan sesuai dengan tubuh seksi saya. Masih terus mengaduk-aduk dan mengacak-acak kaos-kaos murah yang ada disitu, hingga saya liat jam tangan lagi sudah jam 20.30 WIB. Akhirnya saya putuskan untuk asal comot aja, yang penting ga kekecilan dan pas dengan tubuh saya. Setelah saya bayar dikasir dan memang harganya murah meriah
. Saat di rumah saya coba kaos itu sambil ngaca, weleh menurut pendapat saya, kaos itu sangat kurang memuaskan sekali dan sedikit kecewa dengan pilihan saya sendiri ![]()
. Kebiasaan dibelikan kaos, dan saya tinggal makai saja. Membuat saya kesulitan untuk memilih-milih kaos, saat saya harus beli kaos sendiri.
Setelah kaos murah tadi dicuci dan kemaren saya pakai, ternyata banyak orang yang bilang saya cocok pake kaos itu dan tampak ganteng juga kok
(kata beberapa anggota keluarga + Tetangga). Banyak hikmah yang bisa saya petik dari pembelian kaos tersebut
Ini dia hikmahnya :
1. Terkadang apa yang jadi pendapat kita, ga selalu benar. Pendapat mayoritas oranglah yang perlu kita perhatikan
.
2. Ga perlu beli yang mahal, tapi belilah yang sesuai dengan kebutuhan kita. Yang murah ga mesti murahan dan yang mahal ga pasti selalu bisa memenuhi kebutahan kita
.
3. Terkadang manusia pada umumnya (saya pada khususnya) kurang mensyukuri apa yang sudah mereka miliki, mereka lebih sering berkeluh kesah daripada bersyukur dan memanfaatkan apa yang sudah dimilikinya. Padahal Tuhan jauh lebih tahu yang mereka (manusia) butuhkan daripada seorang manusia itu sendiri.
4. Jangan buang-buang waktu di mall hanya untuk pilih-pilih kaos ![]()
![]()
Mungkin cukup sekian dulu postingan hari ini. Semoga sharing pengalaman diatas bermanfaat bagi kamu
. Sukses selalu

Updated : Kaos diatas bukan kaos yang saya beli. Tapi kaos diatas hanyalah cari-cari di google dengan keyword kaos.
Related posts:
- Dapatkan Kaos Billabong Gratissss !!!!!
- Voucher Diskon Elektronik yang Membuat Belanja Anda Jadi Murah dan juga Mudah
- Kaos Billabong dari Brokencode.biz
- Kaos Logo Blogger
- Kaos Blogger Untuk Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009
Comments
Leave a Reply













