SPONSOR



Peluang Bisnis Internet


Terapisin Rokok Herbal Pertama di Indonesia

Rahasia Sukses Clickbank

Hosting Murah Dan Domain Murah




Mengapa bisnis di Indonesia tidak bisa maju ?

February 6, 2008 · Posted by Bayu Mukti Posted in Kisah Inspirasi, Ulasan 

Mengapa di Indonesia dalam bisnis tidak pernah ada kemajuan ? dan senantiasa sering sekali jatuh bangun ? Setelah kemarin saya mendengarkan bagaimana analisis guru saya mengenai bagaimana pola bisnis orang indonesia, saya sangat setuju sekali. Pak Nur sebagai guru komputer di sekolah saya, tidak biasanya memberikan analisa yang sangat amat bagus untuk memotivasi para muridnya terutama saya ini :peluk:. Beliau ini menjelaskan bagaimana bisnis di Indonesia selalu mencari keuntungan di awal dan akan tumbang di kemudian hari. Jadi bisnis kebanyakan yang banyak dianut orang Indonesia adalah bisnis jangka singkat bukan panjang. Kurangnya mau berinovasi dan hanya bisa meniru dan mencontoh orang juga senantiasa mewarnai bisnis di Indonesia. Namun disini sebagai contohnya adalah bisnis makanan saja. Tapi kita bisa refleksikan ke bisnis internet, atau bisnis yang lainnya. Namun tidak sedikit juga lo pengusaha di Indonesia yang bisa sukses ? mengapa itu bisa mereka kok bisa sukses ? Mereka yang bisa sukses adalah mereka-mereka yang bisa membuat suatu produk keluaran baru dan ia bisa memodifikasi produknya jika masyarakat mulai bosan dengan produk yang ia miliki. Lalu mengapa banyak bisnis di Indonesia yang sering jatuh bangun silih berganti ? Dikarenakan mereka yang sering jatuh bangun adalah mereka-mereka yang hanya bisa mencontoh usaha dari orang lain tanpa ada inovasi atau perbedaan dengan produk yang mereka contoh. Mari kita lihat contoh dalam bentuk riilnya saja :

Di kota Madiun beberapa waktu lalu ada 1 orang penjual makanan yang diberi nama tela-tela. Nah karena tidak ada saingannya si penjual ini akhirnya usahanya maju pesat dan antrian pembeli tiap hari selalu membludak dan bertambah terus. Suatu hari akhirnya cara pembuatan tela-tela ini dicontoh oleh seorang warga madiun lainnya tanpa ada suatu perbedaan sama sekali. Akhirnya pun penjual membanjir dikarenakan banyak yang tahu resep makanan ini. Awalnya semua penjual larus manis dagangannya. Si penjual yang pertama tadi karena banyak saingan, dagangannya juga semakin sepi. Sementara yang lain lama-lama juga semakin sepi dikarenakan masyarakat madiun juga sudah bosan dengan makanan tela-tela ini. Mengapa hal ini terjadi ? Dikarenakan antara penjual 1 dan lainnya sama saja semua, paling-paling rasa manis pedas, campur, keju dan jagung bakar. Semua penjual menjual rasa yang sama. Karena semakin sepinya 1 per 1 penjual tela-tela gulung tikar. Tapi si pedagang tela-tela pertama tadi tetap eksis berjualan meskipun keuntungannya sedikit. Pada akhirnya si penjual tela-tela pertama tadi membuat sebuah rasa-rasa baru yang unik dan menarik pembeli dan sampai sekarang masih eksis di bidang tela-tela. Sementara yang terus mencontoh produknya dia senantiasa jatuh bangun dikarenakan tidak adanya inovasi dalam mencontoh produk tersebut.

Kasus nyata seperti diatas adalah suatu contoh bagaimana budaya mencontoh bisnis orang tapi tanpa ada kualitas dan sebuah inovasi yang lain yang dapat kita hadirkan dalam produk kita. Masih banyak contoh bisnis contoh mencontoh yang dilakakukan masyarakat Indonesia. Kalo di Madiun sendiri yang saya liat adalah kasus bagaimana produk-produk makanan yang pada awalnya sukses menguasai pasar tapi lama-lama berjatuhan semua dan yang mampu bertahan adalah yang memiliki kegigihan, motivasi dan inovasi dalam produk makanannya lah yang dapat berkembang pesat dan tetap eksis di bisnis yang ia geluti.

Jika kejadian tiru meniru dan contoh mencontoh dalam Bisnis internet sangat banyak sekali. Silakan anda cari saja contohnya. Mungkin karena semboyan orang indonesia ” Ada Gula, Ada semut ” yang membuat pola pikir rakyat Indonesia jadi seperti itu. Ada orang sukses dan dapat keuntungan di bisnis ini, semua ikut-ikutan dan mencontoh apa yang di lakukan si sukses tadi tanpa ada suatu inovasi baru secara kontinu yang bisa membuat para konsumen terus bertahan dan mau setia menjadi pelanggannya. Ini hanya salah satu contoh di bidang bisnis makanan, jika bisnis internet silakan anda kasih contoh sendiri. Sebenarnya sangat banyak karena saya capek nulisnya, jadi anda saya persilakan memberi contoh bagaimana kebiasaan orang indonesia di dalam bisnis internet :D.

Related posts:

  1. Tidak Ada Yang Akan bisa Menghalangi Hobi NgeBlog anda
  2. Komunikasi dengan Para Pelanggan Syarat Mutlak Agar Bisnis Semakin Maju
  3. Mengapa memilih bisnis online daripada menjadi karyawan ?
  4. Peminat Bisnis Internet Makin Banyak di Indonesia
  5. Blog di Indonesia Tidak berkualitas ? benarkah itu ?

Comments

5 Responses to “Mengapa bisnis di Indonesia tidak bisa maju ?”

  1. widarta on February 6th, 2008 7:39 am

    Saya lahir di lingkungan pengusaha kecil.
    dan memiliki sebuah produk…
    menurut saya yang kurang untuk membuat lingkungan UKM menjadi Usaha yang sukses terutama adalah, Permodalan, Manajemen, dan Marketing.
    Usaha kecil terlalu awan dengah hal-hal tersebut.
    Dan program-program yand disediakan pemerintah untuk menangani ini bukannya tidak ada.. Tapi terbelit dengan birokrasi dan laen laen..
    Setahu saya sie gitoe :D

  2. jimmy on February 6th, 2008 8:47 am

    beberapa orang sukses dengan adsense.. banyak orang pada ikutan, akhirnya terjadilah ban masal.. :(
    btw tela-tela tuh makanan apa cah? kirim dong! :D

  3. Victor on February 7th, 2008 8:57 pm

    sekali lagi saya hanya bisa bilang : silent is gold…

    dapet duit ya diem2 aja… bukannya pelit cuman sebagai tindakan proteksi diri aja.

    maklum saya sudah paham sifat org : niru ah biar bisa kayak gitu… kalo gak bisa main curang aja. pokoknya jangan sampe deh teriakin orang lain padahal belum tentu org lain salah eh dirinya sendiri malah jauh lebih busuk **lirik kanan kiri***

  4. Inspirasi Positif on June 4th, 2008 5:34 am

    Saya pikir ketika bisnis kita ditiru oleh orang lain, kita akan mendapatkan balasannya dari Tuhan.

    Kalau bisnis kita ditiru, berarti secara tidak langsung kita menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Saya pikir hal seperti ini tidak jelek.

  5. Elsa Sakina on July 7th, 2008 5:17 pm

    Salah satu alasan buruknya bisnis di Indonesia pernah saya
    baca di buku karya Ann Wan Seng.

    Orang Indonesia beda dengan orang Cina. Orang Indonesia
    suka ikut-ikutan, bahkan dalam satu lingkungan bisa ada
    banyak usaha yang menjual produk sama.

    Misalnya saja di dekat tempat tinggal saya, sudah ada banyak
    sekali penjual pulsa isi ulang. Padahal sebelahan lho…

    Salam Sukses!

Leave a Reply




CommentLuv Enabled